Kartu Keluarga 2020 dan Cara Mengurusnya

Alhamdulillah. Akhirnya jadi juga Kartu Keluarga (KK) kami yang paling update. Setelah sebelumnya rasa syukur kami tersampaikan dengan lahirnya seorang putri yang menambah rasa kebahagiaan kami sekeluarga. Ya, seorang putri yang merupakan anak kami yang ke-tiga telah lahir di salah satu rumah sakit swasta yang berada di daerah tangerang selatan.

Lebih-lebih syukur kami karena dari proses kelahiran tersebut baik ibu maupun bayinya dalam kondisi selamat dan sehat. setelah sebelumnya muncul rasa kekhawatiran karena pada proses kelahiran kali ini musti dilewati melalui proses cesar. Serta lebih-lebih dan lebih syukur lagi karena semua proses kelahiran ini, kami tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun karena telah dicover oleh BPJS. Terimakasih BPJS dan sekali lagi puji syukur Alhamdulillah ya Allah.

Pada artikel kali ini saya ingin menyampaikan kepada pembaca semua mengenai proses kami memperbaharui Kartu Keluarga (ada penambahan anggota keluarga baru = bayi).

Proses yang kami lakukan meliputi:

  1. Datang ke tempat Pak RT setempat sambil membawa fotokopi KTP orang tua beserta data bayi (tulis tangan pada secarik kertas) seperti: nama bayi, tempat & tanggal lahir bayi, alasan/keperluan membuat surat pengantar, untuk selanjutnya segera dibuatkan surat pengantar dari RT yang berisi data-data pemohon yang ditandatangani oleh Pak RT serta dibubuhkan stempel RT.
  2. Datang ke tempat Pak RW dengan membawa surat pengantar dari RT diatas untuk meminta tanda tangan dan stempel RW.
  3. Datang ke kantor desa dengan membawa berkas Kartu keluarga (KK), KTP kedua orang tua, surat pengantar yang telah ditandatangani dan distempel RT dan RW, serta surat keterangan lahir (SKL) dari pihak yang membantu proses kelahiran seperti dokter ataupun bidan. selanjutnya oleh pihak kantor desa dituliskan kembali pada blangko baru data KK lama lengkap dengan data anggota keluarga baru (bayi).
  4. Datang ke kantor kecamatan dengan membawa semua berkas diatas. setelah ambil nomor antrian, tak lama kemudian nomor antrian saya dipanggil. Saya serahkan semua berkas dan di cek oleh Petugas. terutama mengenai keakuratan data pada KK seperti nama, tempat tanggal lahir dan seterusnya. bahkan kurang atau lebih satu huruf pada namapun diperhatikan, agar tidak ada kesalahan setelah dilakukan pencetakan dan disahkan nantinya.
  5. selanjutnya saya diprint-kan draft KK yang sudah berisi data lengkap dengan data bayi. kemudian saya diberi tanda terima untuk pengambilan KK yang sudah jadi nantinya. Diinformasikan lebih kurang 1 bulan kemudian KK bisa diambil. Sehubungan saya juga bermaksud membuat Akte Kelahiran bayi kami, maka diberikan informasi oleh petugasnya berkas apa saja yang perlu dilengkapi untuk proses pengurusannya. Dan untuk prosesnya, akan saya tuliskan pada artikel tersendiri.

Penutup

Semua proses dari no. 2-5 diatas saya lalui hanya dalam 1 hari kecuali proses no. 1 karena saya saat itu hanya menyerahkan berkas untuk minta dibuatkan surat pengantar, lalu karena ada satu dan lain hal berkas saya tinggal untuk kemudian surat pengantar yang sudah jadi saya ambil dilain waktu.

Dan yang paling penting adalah semua proses itu tidak bayar sama sekali mulai dari tingkat RT hingga tingkat kecamatan. terimakasih dan salut.

Demikian pengalaman saya saat mengurus pembaruan data Kartu Keluarga (KK), dan semoga bermanfaat bagi para pembaca asfaroni.com. Aamiin.

Leave a Comment